PLN Bekasi Gandeng BPBD Kota Bekasi Sukses Gelar Simulasi Tanggap Darurat Gempa Bumi dan Kebakaran

Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bekasi bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi.

PLN Bekasi Gandeng BPBD Kota Bekasi Sukses Gelar Simulasi Tanggap Darurat Gempa Bumi dan Kebakaran
PLN Bekasi Gandeng BPBD Kota Bekasi Sukses Gelar Simulasi Tanggap Darurat Gempa Bumi dan Kebakaran

Bekasi, 1 Januari 2026 — Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bekasi bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi sukses menggelar simulasi tanggap darurat bencana gempa bumi dan kebakaran. Kegiatan yang digelar di area kantor PLN UP3 Bekasi, Rabu (31/12/2025), diikuti oleh ratusan pegawai PLN, petugas BPBD, relawan, serta perwakilan masyarakat sekitar.

Simulasi ini merupakan bagian dari program Disaster Preparedness Program PLN sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan kerja, perlindungan aset, serta tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung ketahanan bencana di wilayah operasionalnya.

Kegiatan dibuka dengan edukasi singkat mengenai prosedur evakuasi saat gempa dan penanganan awal kebakaran. Selanjutnya, peserta langsung diajak terlibat dalam simulasi realistis: dimulai dari guncangan gempa bumi, evakuasi darurat, hingga penanganan titik api yang muncul akibat korsleting listrik pascagempa.

“Kami ingin memastikan seluruh pegawai dan mitra PLN siap menghadapi situasi darurat. Kolaborasi dengan BPBD Kota Bekasi sangat strategis karena mereka memiliki keahlian dan pengalaman dalam penanggulangan bencana,” ujar Adi Pratama, Manager PLN UP3 Bekasi.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Bekasi, Ir. Hendra Wijaya, mengapresiasi inisiatif PLN. “Simulasi seperti ini penting bukan hanya untuk internal perusahaan, tapi juga menjadi contoh bagi instansi dan masyarakat lain. Kesiapsiagaan kolektif adalah kunci utama meminimalkan risiko bencana,” katanya.

Dalam simulasi tersebut, tim gabungan berhasil mengevakuasi 100% peserta dalam waktu kurang dari 5 menit, menangani titik api dengan alat pemadam ringan (APAR), serta memberikan pertolongan pertama kepada “korban” yang mengalami luka ringan. Seluruh proses berjalan tertib, aman, dan sesuai protokol penanggulangan bencana nasional.

PLN Bekasi juga memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan Emergency Response Plan (ERP) internal, termasuk sistem pemantauan gangguan kelistrikan pasca-bencana dan prosedur pemulihan jaringan yang cepat dan aman.

Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi dan foto bersama, sekaligus penyerahan penghargaan kepada tim terbaik dalam pelaksanaan simulasi. PLN menyatakan bahwa kegiatan serupa akan rutin digelar setiap semester, serta diperluas ke unit-unit layanan di wilayah Bekasi, Cikarang, dan Tambun.

Dengan semangat “Siap Siaga, Selamat dan Tangguh”, PLN terus berkomitmen menjadi bagian dari sistem ketahanan bencana yang andal di Indonesia.