Kronologi Meninggalnya Ibunda Anji Manji, Sempat Kirim Pesan
pKepergian Siti Sundari, Ibunda Dari Penyanyi Anji Manji, Menyisakan Duka Yang Mendalam Namun Penuh Kedamaian. Anji Membeberkan Kronologi Detik- Detik Sebelum S
Kepergian Siti Sundari, Ibunda Dari Penyanyi Anji Manji, Menyisakan Duka Yang Mendalam Namun Penuh Kedamaian. Anji Membeberkan Kronologi Detik- Detik Sebelum Sang Bunda Menghembuskan Napas Terakhirnya. Ternyata, Tidak Ada Tanda-tanda Atau Keluhan Sakit Yang Mencolok Sesaat Sebelum Kejadian Tersebut Berlangsung.
Menurut Anji, Ibundanya Memang Memiliki Riwayat Penyakit Jantung Dan Gejala Stroke. Namun, Kondisi Kesehatan Almarhumah Justru Terlihat Sangat Prima Sejak Bulan Ramadan Hingga Momen Lebaran Kemarin Karena Merasa Bahagia Bisa Berkumpul Dengan Seluruh Keluarga Besarnya.
"sebenarnya Mama Memang Punya Penyakit Jantung Sama (gejala) Stroke Dalam Pengobatan. Tapi Sejak Ramadan, Terutama Setelah Lebaran, Mama Terlihat Sehat Karena Beliau Ketemu Sama Kakaknya, Adik-adiknya, Keponakannya, Sepupunya, Banyaklah, Ramai Gitu," Kata Anji Manji Saat Ditemui Di Tpu Mangun Jaya, Bekasi Timur, Jawa Barat, Jumat (27/3/2026).
1. Siti Sundari Bahagia
Kebahagiaan Siti Sundari Begitu Terlihat Saat Menghadiri Acara Keluarga Besar Dari Trah Keturunannya Pada Lebaran Lalu. Tidak Ada Satu Pun Keluhan Kesehatan Yang Keluar Dari Mulut Ibunda Anji Saat Itu, Bahkan Ia Terlihat Sangat Menikmati Waktu Bersama Saudara-saudaranya.
2. Gembira Sebelum Meninggal Dunia
"pas Setelah Lebaran Itu Kan Kita Ada Halal Bihalal Keluarga Dari Trah Pamitran, Keturunannya Mama. Mama Anak Kelima Dari Lima Orang Bersaudara. Seluruh Keluarganya Ada, Jadi Menyenangkan Sekali Saat Itu. Dan Mama Saat Itu Gembira Saja Pokoknya, Enggak Ada Keluhan," Kata Anji.
3. Komunikasi Terakhir Anji
Komunikasi Terakhir Antara Anji Dan Sang Bunda Terjadi Pada Malam Sebelum Kejadian Melalui Pesan Singkat. Ibundanya Hanya Berpamitan Untuk Tidur Dan Masih Sempat Bercanda Dengan Asisten Serta Kerabat Lainnya Hingga Dini Hari.
4. Siti Sundari Kirim Pesan Sebelum Tidur
"kemarin Juga Enggak Ada Keluhan. Pamitnya Sama Saya Juga Cuma Mau Tidur, Di Whatsapp. Dan Hari Sebelumnya Juga Mama Dari Rumah, Habis Ketemu Ada Sepupu Saya Juga Main Ke Rumah, Ngobrol Sama Mama, Ketawa-ketawa, Telepon-teleponan Sama Sahabat-sahabat Saya. Enggak Ada Masalah," Jelasnya Lagi.
5. Kabar Duka Di Pagi Hari
Kabar Mengejutkan Baru Diterima Anji Pada Pagi Harinya Saat Asisten Rumah Tangga Mengabarkan Bahwa Sang Ibu Tidak Kunjung Terbangun. Anji Yang Rumahnya Berdekatan Langsung Berlari Untuk Mengecek Kondisi Sang Ibu Yang Ternyata Sudah Mulai Kehilangan Tanda-tanda Kehidupan.
6. Ibunda Anji Tak Mau Bangun
"besoknya Juga Enggak Ada Masalah, Ngobrol Sama Abang Saya Sampai Jam 11 Malam. Terus Jam 11 Sampai Jam 3 Pagi Ngobrol Sama Asisten Saya. Terus Chat Saya Bilang Mau Tidur. Terus Tiba-tiba Jam 7.20 Saya Dikabarin Bahwa Mama Enggak Mau Bangun," Papar Anji.
7. Meninggal Di Pelukan Anji
Anji Sempat Merasakan Denyut Jantung Yang Sangat Lemah Sebelum Akhirnya Benar-benar Berhenti. Ia Menyaksikan Sendiri Bagaimana Sang Bunda Pergi Dengan Tenang Di Hadapannya.
"saya Langsung Lari Karena Alhamdulillah Rumahnya Dekat Banget. Saya Tepuk-tepuk, ‘mah, Mah, Mah, Bangun Mah’. Terus Ngorok, Terus Kayaknya Sudah Hilang Di Situ. Karena Sebelumnya Saya Masih Ngerasain Ada Denyut Jantungnya Lemah, Tapi Setelah Itu Pas Banget Lagi Saya Pegang," Pungkasnya.