Viral! Pengantin di Purworejo Naik Mobil Bak Terbuka, Tapi Konsepnya Mewah dan Elegan
Video prosesi pengantin yang diunggah oleh salah satu tamu undangan di TikTok dan Instagram langsung menjadi viral, dengan lebih dari 5 juta tayangan dalam 48 jam.
Purworejo, 2026 — Di tengah tren pernikahan mewah dengan limusin atau konvoi mobil sport, sepasang pengantin asal Purworejo, Jawa Tengah, justru mencuri perhatian publik dengan konsep unik yang sederhana namun penuh makna: mereka memilih naik mobil bak terbuka—bukan karena keterbatasan, tapi sebagai bentuk apresiasi terhadap akar budaya dan gaya hidup autentik.
Video prosesi pengantin yang diunggah oleh salah satu tamu undangan di TikTok dan Instagram langsung menjadi viral, dengan lebih dari 5 juta tayangan dalam 48 jam. Bukan karena kemewahan berlebihan, tapi karena paduan estetika tradisional dan modern yang memukau, meski di atas kendaraan yang biasanya digunakan untuk mengangkut hasil tani.
Mobil Bak Jadi “Kereta Kencana” Ala Desa
Mobil pikap tua milik keluarga pengantin pria—biasanya dipakai untuk mengangkut padi dan jagung—disulap menjadi “kereta pengantin” yang memesona. Dengan latar belakang sawah dan jalan desa berdebu, mobil tersebut didekorasi dengan bunga melati, daun kelapa muda, kain batik tulis khas Purworejo, dan lampu gantung mini bergaya vintage.
Pengantin wanita, Rara Indah (24), tampil anggun dalam kebaya encim berwarna ivory, sementara sang suami, Bima Aditya (26), mengenakan beskap hitam dengan blangkon. Keduanya duduk di atas jok kayu yang dilapisi kain sutra, dinaungi payung krem berhias anyaman daun pandan.
“Kami ingin pernikahan yang mencerminkan siapa kami: anak desa yang bangga pada asal-usul, tapi juga punya mimpi besar,” ungkap Bima dalam wawancara singkat usai resepsi.
Respons Warganet: “Sederhana Tapi Bikin Mewek”
Banyak netizen terharu melihat keputusan pasangan ini. “Ini bukti bahwa mewah itu bukan soal harga, tapi soal nilai dan keikhlasan,” tulis salah satu komentar yang dikutip dari Instagram. Lainnya menyebut: “Mobil bak biasa, tapi vibes-nya kayak kerajaan Mataram!”
Bahkan desainer ternama Anne Avantie ikut memberikan apresiasi lewat story-nya: “Keindahan sejati lahir dari kejujuran hati. Selamat, Rara dan Bima—kalian menginspirasi Indonesia!”
Membawa Makna, Bukan Sekadar Gaya
Menurut keluarga, konsep ini juga merupakan bentuk penghormatan kepada orang tua, yang membangun usaha tani dari nol. “Mobil bak ini adalah saksi perjuangan ayah saya menghidupi keluarga. Kami rasa, tidak ada kendaraan yang lebih pantas membawa kami memulai hidup baru,” kata Rara dengan mata berkaca-kaca.
Tak hanya itu, pasangan ini juga memilih tidak menghambur-hamburkan uang untuk dekorasi mewah. Sebagian anggaran dialihkan untuk membangun sumur warga dan membagikan sembako ke lansia di desa mereka—sebuah keputusan yang semakin memperkuat citra pernikahan mereka sebagai perayaan yang penuh berkah.
Tren Baru Pernikahan Autentik?
Keberanian Rara dan Bima berpotensi memicu tren baru: pernikahan yang autentik, lokal, dan berkelanjutan. Di tengah tekanan sosial untuk tampil “sempurna” di media sosial, mereka membuktikan bahwa keindahan bisa lahir dari hal-hal sederhana—bahkan dari bak mobil yang biasa dipakai untuk angkut pupuk.
Dan siapa tahu? Mungkin di masa depan, “mobil bak pengantin” akan jadi simbol cinta yang jujur—bukan hanya di Purworejo, tapi di seluruh Indonesia.